Langsung ke konten utama

Mengulang rasanya mengagumi

Tadi malam tak menyangka bisa bertemu dengannya. malu-malu saat pertama bertemu. terurai senyum diantara kata yang terucap. Diam-diam kumelihat dia. pria yang dewasa sepertinya sudah mantap untuk mengarungi bahtera rumah tangga. kikuk saat memulai pembicaraan, menjaga sikap dan senyum malu-malu sebagai jurus pamungkasku.

Tiba-tiba hujan turun lebat. kita berdua berteduh di atap gapura sebuah sekolah MAN. Tidak terasa jam sudah menunjukkan pukul 20.30 WIB. Aku berpamitan dan menjabat tangannya. Tangannya sangat hangat, sehangat tatapannya padaku. Malam itu berakhir. Dan aku menantikan cerita selanjutnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suka Duka dalam Rumah Tangga

 Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,  Hallloooo... selamat tahun baru 2021 semuanyaa.. semoga segala sesuatunya akan lebih baik daripada tahun sebelumnya.  Sudah 3 tahun blog ini tidak pernah terisi karena yang punya malas akut buat nulis.. Selama 3 tahun itu banyak kisah yang terlewati, baik suka maupun duka. Apa kabar buah si dedek yang kami?? Alhamdulillah dedek yang kita nanti sudah lahir, cowok... sekarang usianya 3 tahun lebih 2 bulan. Sudah aktif sekali tidak bisa diam. Bisa dibilang hiperaktif😂 Sudah 5 tahun berlalu semenjak pernikahan ini, dan cobaan pun melanda. Yang dikatakan orang dalam usia pernikahan 5 tahun pertama, rumah tangga akan diuji. Dannn itu pun terjadi pada kami... Doain ya semoga kami bisa melewatinya dan akan tetap menjadi keluarga yang solid. Aamiin. Intinya pihak ketiga datang saat kami dalam keadaan jenuh...  Salah satu apk telah membuat candu untuk selalu berselancar dalam dunia halu. Hingga akhirnya aku dan suami bertengkar he...

Analisis Geguritan "PAYUNG"

                           PAYUNG                                                    Dening: Sunardi KS Payung kang kerep dakenggo kang dadi duwekku Kang dadi kesenenganku Aja diglethak-glethaake saenggon-enggon Yen ana bocah nakal bisa dirusak Bakal kepanasen kudanan Payung kang nylametake saben pawongan Yen pinuju lelungan Saka panas saha udan Nentremake tekan seja Saiki kerep mendung Langit peteng Wis suwe ora ngrasakake cahyane srengenge Langit kang mendhung bisa nuwuhake grimis Yen dumadakan udan angin kaco Ing kene lagi ngerti Payung iku wigati Isi keseluruhan: Payung menurut apresia...

Esai Gunung Kemukus

                            PUNCAK GUNUNG KEMUKUS YANG PENUH CERITA                                                              Oleh Siti Nurhasanah                    Mencengangkan bagi yang belum pernah mengetahuinya. Ada suatu kebudayaan yang aneh dan tidak wajar tetapi membudaya yang ditulis dalam cerpen yang berjudul Kembang Kemukus karya Karkono Supadi Putra. Budaya ini berasal dari Obyek Wisata Gunung Kemukus terletak di Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang, Ka...