Tadi malam tak menyangka bisa bertemu dengannya. malu-malu saat pertama bertemu. terurai senyum diantara kata yang terucap. Diam-diam kumelihat dia. pria yang dewasa sepertinya sudah mantap untuk mengarungi bahtera rumah tangga. kikuk saat memulai pembicaraan, menjaga sikap dan senyum malu-malu sebagai jurus pamungkasku.
Tiba-tiba hujan turun lebat. kita berdua berteduh di atap gapura sebuah sekolah MAN. Tidak terasa jam sudah menunjukkan pukul 20.30 WIB. Aku berpamitan dan menjabat tangannya. Tangannya sangat hangat, sehangat tatapannya padaku. Malam itu berakhir. Dan aku menantikan cerita selanjutnya.
Komentar
Posting Komentar