Pagi ini aku tidak ada jadwal mengajar di SMP maupun MTs. Sengaja aku berniat untuk tidak kemana-mana, bermalas-malasan seusai menyelesaikan pekerjaan seputar rumah.
Aku mendengarkan lagu korea yang lirik lagunya begitu menyayat hati.. Aku teringat itu adalah ost. Drama korea berjudul "49 Days" yang ceritanya menguras air mataku saat menonton. Sayang film di laptopku sudah aku hapus. Dan aku hanya bisa memutar ulang sambil meresapi liriknya dan mencari liriknya beserta artinya di google. Kubaca perlahan dan isinya sesuai dengan yang kurasakan saat ini kepadamu sayang...
Aku rindu senyummu, aku rindu usilmu, aku rindu pelukan hngatmu, aku rindu semua tentangmu.. Bagaimana aku hrus meluapkan semua itu??? Aku hanya bisa menarik napas panjang dengan rasa yang tak karuan... Berucap ikhstigfar...
Aku ingin tahu, apa kamu di sana sedang melihat aku? Atau bahkan kamu berada di dekatku dan kasihan dengan keadaanku yang kurang semangat ini? Aku sedih jika mengingatmu... Hatiku hancur. Sampai detik ini aku tak percaya bahwa kamu sudah pergi jauh meninggalkan aku dan kita takkan bisa saling memandang lagi seperti biasanya.
Kemarin aku tahu kamu datang dan duduk di dekatku. Itu yang temanku katakan padaku. Kamu mengatakan agar aku tegar, agar aku tersenyum, agar aku kuat dan bersabar.. Apakah kamu di sana juga bisa tersenyum saat aku teesenyum? Sungguh aku ingin tahu... Aku harus bagaimana?
Tanpa mengatakan kepadamu tentu kamu sudah tahu keadaanku malam itu, membayangkan kamu datang dan duduk di dekatku tanpa dapat melihatmu, aku hanya bisa terisak dan menutup muka yang tanpa saddar air mataku mengalir deras di pipiku. Sungguh aku tak sekuat yang kamu katakan. Wanita perkasa yang seharusnya tidak boleh meneteskan air mata.
Dalam sendiriku aku berusaha mengingat setiap kata terakhirmu yang kamu ucapkan padaku, mencoba mengingat pesan-pesanmu yang tanpa sadar ternyata itu pesan terakhirmu yang harus aku lakukan di masa mendatang jika tidak ada lagi dirimu di dekatku. Bahkan kamu tinggalkan aku teman-teman baikmu untuk menggantikanmu mengisi hari-hari tersulitku. Akhhhhh sungguh sesak dada ini mengingat semua ini.
Melalui temanku aku tahu harapan terbesarmu terhadapku. Semoga aku tak melupakan lantunan doa untukmu di setiap ibadah sholatku. Kemanapun aku melangkah, pesan itu selalu ada di benakku. Terima kasih kamu telah menyayangiku, bahkan saat kamu hanya bisa melihatku dari sana. Dan aku pun hanya bisa menunjukkan kasih sayangku melalui lantunan doa yang sebisanya aku panjatkan.
Aku sudah berkali-kali mengatakan janji dalam hati, janji kepadamu, dan hanya aku, kamu dan alloh yang tau. Pelan, tapi pasti aku akan mewujudkannya. Agar kamu bisa tenang di sana.
Keluargamu masih tetap kuanggap keluargaku. Karena sampai kapanpun, kita tetap kelurga. Kamu bilang kan, kalau bersama kita bisa.
Inilah lagu yang mewakili isi hatiku sayang... Yang aku putar saat aku merindukanmu. Antara terhayut dan menguatkan hati saat mendengarkan lagu ini. Tapi, mungkin karena isi cerita dalam drama korea ini sedikit ada kemiripan dengan cerita kita. Hanya saja kamu tak bisa merasuk ke dalam tubuh orang lain dan menemuiku. Itu mustahil kan?? Jadi aku harus tetap mengikhlaskanmu dan lebih belajar bersabar, karena pemilik dan pencipta yang menghendakimu.
Seo Young Eun – 잊을만도 한데
Can’t Forget You (OST 49 Days)
목이 메어서 말도 못하고
Mok-i me-eo-seo mal-do mot-ha-go
한참 멍하니 하늘만 보고 난 울다가
Han-cham meong-ha-ni ha-neul-man bo-go nan ul-da-ga
잊으려고 제발 잊자고 난 혼자서
Ij-eu-ryeo-go je-bal it-ji-go nan hon-ja-seo
그만하자고 내게 또 말을 해
Geu-man-ha-ji-go nae-ge ddo mal-eul hae
속이 상해서 속이 다 타서
Sok-i sang-hae-seo sok-i da ta-seo
사랑 따위는 내겐 없을 거라 말을 해
Sa-rang dda-wi-neun nae-gen eobs-eul geo-ra mal-eul hae
그만 잊자 제발 그만 잊자 다짐을 해도
Geu-min it-ja je-bal geu-man it-ja da-jim-eul hae-do
너의 모습이 더 나의 가슴에 돌아서
Neo-eui mo-seub-i deo na-eui ga-seum-e dol-a-seo
별일 없잖아 나를 잊어도
Byeol-il eobs-janh-a na-reul ij-eo-do
며칠 있으면 좀 괜찮을 거야..
Myeo-chil iss-eu-myeon jom gwaen-chanh-eul geo-ya..
한참 울다가 웃다가 잠들고
Han-cham ul-da-ga-ut-da-ga- jam-deul-go
전화기를 들고 다시 내리고 난
Jeon-hwa-gi-reul deul-go da-shi nae-ri-go nan
바보처럼 그저 바보처럼
Ba-bo-cheo-reom geu-jeo ba-bo-cheo-reom
왜 며칠째 이러는데
Wae myeo-chil-jjae i-reo-neun-de
보고 싶어 미칠 것 같아
Bo-go ship-eo mi-chil geot gat-a
그만 잊고 싶어 미칠 것 같아 나
Geu-man it-go ship-eo mi-chil geot gat-a-na
힘들어서 너무 힘들어서 눈물이 앞을 가려
Him-deul-eo-seo neo-mu him-deul-eo-seo nun-mul-o a[=eul ga-ryeo
너의 모습이 아른거려 이젠
Neo-eui mo-seub-i a-reun-geo-ryeo i-jen
벌써 며칠째 잠도 못자고
Beol-sseo myeo- chil-jjae jam-do mot-ja-go
너의 생각을 지웠다 또 다시 하게 돼
Neo-eui saeng-gak-eul ji-weott-da ddo da-shi ha-ge dwae
괜찮겠지 조금 더 지나면 잊혀질 거야
Gwaen-chanh-gett-ji jo-geum deo ji-na-myeon it-hyeo-jil-geo-ya
마치 얼음처럼 나의 가슴이 녹아서
Ma-chi eol-eum-cheo-reom na-eui ga-seum-i nok-a-seo
별일 없잖아 나를 잊어도
Byeol-il eobs-janh-a na-reul ij-eo-do
며칠 있으면 좀 괜찮을 거야..
Myeo-chil iss-eu-myeon jom gwaen-chanh-eul geo-ya…
한참 울다가 웃다가 잠들고
Han-jam ul-da-ga-ut-da-ga jam-deul-go
너의 이름을 나 혼자 불러보고
Neo-eui i-reum-eul na hon-ja bul-leo-bo-go
바보처럼 그저 바보처럼
Ba-bo-cheo-reom geu-jeo ba-bo-cheo-reom
왜 며칠째 이러는데
Wae myeo-chil-jjae i-reo-neun-de
보고 싶어 미칠 것 같아
Bo-go ship-eo mi-chil geot gat-a
그만 잊고 싶어 미칠 것 같아 나
Geu-man it-go ship-eo mi-chil geot gat-a-na
힘들어서 너무 힘이 들어서 눈물이 앞을 가려
Him-deul-eo-seo neo-mu him-i deul-eo-seo nun-mul-i ap-eul ga-ryeo
너의 모습이 아른거려
Neo-eui mo-seub-i a-reun-geo-ryeo
이젠 잊을 때도 된 것 같은데
I-jen ije-ul ddae-do doen geot gat-eun-de
그만 힘들어도 될 것 같은데 왜
Geu-man him-deul-eo-do doel geot gat-eun-de wae
바보처럼 그저 바보처럼 잊지도 못하고 왜
Ba-bo-cheo-reom geu-jeo ba-bo-cheo-reom it-ji-do mot-ha-go wae
돌아오란 말도 못하니 나는…
Dol-a-o-ran mal-do mot-ha-ni na-neun…
Aku tercekat dan tak bisa berkata apa-apa
Aku hanya memandang langit dengan tatapan hampa untuk beberapa saat dan menangis
Berusaha untuk melupakanmu, tolong lupakan, aku sendirian
Aku terus berkata ‘hentikan’ pada diriku
Aku terbakar dan terluka dalam
Aku terus berkata bahwa aku tak punya apapun yang semacam cinta
“Hentikan, lupakan, tolong hentikan, lupakan” aku berjanji
Namun wajahmu muncul kembali di hatiku
Tak apa-apa meskipun kau melupakanku
Aku tak akan apa-apa setelah beberapa hari
Aku tertidur setelah beberapa saat tertawa dan menangis
Aku mengangkat dan meletakkan telefon
Seperti orang bodoh, seperti orang bodoh
Mengapa beberapa hari ini aku seperti ini?
Rasanya aku merindukanmu seperti orang gila
Rasanya aku ingin berhenti melupakanmu seperti orang gila
Berat, sangat berat hingga air mata menutupi wajahku
Saat ini aku terbayang-bayang wajahmu
Aku tak bisa tidur meskipun sudah beberapa hari berlalu
Aku sudah menghapus pikiran tentangmu, namun hal itu datang lagi
Aku tak apa-apa, aku akan melupakanmu seiring waktu berlalu
Mirip seperti es yang melelehkan hatiku
Tak apa-apa meskipun kau melupakanku
Aku tak akan apa-apa setelah beberapa hari
Aku tertidur setelah beberapa saat tertawa dan menbangis
Aku mengangkat dan meletakkan telefon
Seperti orang bodoh, seperti orang bodoh
Mengapa beberapa hari ini aku seperti ini?
Rasanya aku merindukanmu seperti orang gila
Rasanya aku ingin berhenti melupakanmu seperti orang gila
Berat, sangat berat hingga air mata menutupi wajahku
Saat ini aku terbayang-bayang wajahmu
Sepertinya sekarang adalah saat melupakanmu
Meskipun rasanya sulit
Mengapa aku seperti orang bodoh, seperti orang bodoh yang bahkan tak bisa melupakanmu
Aku bahkan tak bisa berkata padamu agar kembali
Komentar
Posting Komentar