Langsung ke konten utama

My Partner But Like My ......

Hai sobat..
Lama sekali aku ndak nulis di sini. Sok sibuk gitu deh.. Aku punya seklebat unek-unek yang pengen kupublish daripada jadi udun di |maaf ya nyuwun sewu| pantat.

Yep cerita ini tiba-tiba nongol saat baca postingan temen di twitter
RT @nene_jeyek: jangankan ketemu kamu, sandalku jejer sandalmu aku sudah BAHAGIA

Setelah baca tulisan itu aku ketawa cekikikan. Abisnya lucu banget sih sampek OVJ kalah hahahahhaa...

Beberapa detik kemudian aku berhenti tertawa dan mimik wajahku berputar 180° dalam sejenak... Sejenak saja tapinya, ndak lama kok

Mau tau kenapa?
Itu karena tanpa sadar aku baru saja kemarin itu yang kulakukan di sudut ruangan yang sampek saat ini masih kuingat. Haiiissshhh... Parah banget dah...

Biasanya aku berangkat kerja bareng dia, ngobrol ke samping kanan dan ke samping kiri. Kadang malah ke bawah kadang juga ke atas. Nah loh ndak bisa bayangin kan? Sudahlah ndak usah dibayangin. Konsen aja sama ceritaku hohooo...

Next...
Siang itu dia ndak masuk, aku berganti partner ojek.
Di kantor berasa sepi padahal juga ada tiga guru lainnya. Different boookkk....

Karena akhir-akhir ini musim hujan, sepatu kutinggal di sekolah dan diperjalanan pake sepatu karet. Ngerti sepatu karet ndak? Halaaahhh itu loh yang kadang dibilang "sepatu sejuta umat". Ngerti donkkk??

Pas jam pulang, aku nunggu teman ojekan |dibaca barengan| lama banget. Kumat dah ngelamun sendiri di kantor. Mata jelalatan kemana-mana. Sampai benda terkecil pun tak luput dari sapuan mata.

Mata tiba-tiba tertuju pada sepasang sepatuku yang tergeletak di sudut ruangan. Ngenes banget. Lusuh, penuh goresan dan bekas percikan lumput tempo hari pas hujan.

Disampingnya tepat di sisi kiri sepatuku ada sendal teman ojekanku yang saat itu ndak masuk. Meskipun ndak bisa bertemu hari itu, tapi aku bisa tersenyum karena aku melihat sepatuku berada di samping sendalnya. ^_^

Udah gitu aja sih ceritanya... Next time dilanjut lagi.. Mumpung libur, mau ngerjain tugas di rumah.. See ya....

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suka Duka dalam Rumah Tangga

 Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,  Hallloooo... selamat tahun baru 2021 semuanyaa.. semoga segala sesuatunya akan lebih baik daripada tahun sebelumnya.  Sudah 3 tahun blog ini tidak pernah terisi karena yang punya malas akut buat nulis.. Selama 3 tahun itu banyak kisah yang terlewati, baik suka maupun duka. Apa kabar buah si dedek yang kami?? Alhamdulillah dedek yang kita nanti sudah lahir, cowok... sekarang usianya 3 tahun lebih 2 bulan. Sudah aktif sekali tidak bisa diam. Bisa dibilang hiperaktif😂 Sudah 5 tahun berlalu semenjak pernikahan ini, dan cobaan pun melanda. Yang dikatakan orang dalam usia pernikahan 5 tahun pertama, rumah tangga akan diuji. Dannn itu pun terjadi pada kami... Doain ya semoga kami bisa melewatinya dan akan tetap menjadi keluarga yang solid. Aamiin. Intinya pihak ketiga datang saat kami dalam keadaan jenuh...  Salah satu apk telah membuat candu untuk selalu berselancar dalam dunia halu. Hingga akhirnya aku dan suami bertengkar he...

JOGJA, TERUKIR CERITA SAATKU BERSAMAMU

"Monggo Pak" sapa Intan dengan sopan kepada bapak satpam di hotel itu. Lalu ia menuju pintu keluar menuju ke pinggir jalan dan menengok ke arah jalan. Rupanya ia mencari seseorang yang sudah berjanjian dengannya untuk bertemu. Ia melayangkan pandang ke seluruh arah jalan yang ada di depannya, hingga ia menemukan seorang pria yang sedang asyik duduk di atas sepeda motornya dengan memainkan hpnya. Karena belum yakin dengan dugaannya, Intan memandangnya lama dengan harapan pria itu melambaikan tangannya. Dan benar sekali pria itu segera melambaikan tangannya dan menganggukkan kepalanya. Intan pun segera menghampirinya. Sesaat mereka berdua saling pandang dan tersenyum kemudian bersalaman. "Ehmm.. udah lama ya Mas nunggunya? Maaf tadi masih nunggu teman sekamar." Intan mengawali obrolan dengan rasa malu. "Iya ndak papa Mbak. Loh kamu ini ada acara apa to di hotel ini? Kok sampek lama seminggu. Itu acaranya ngapain aja?" Pria yang bernama Zaki itu bertanya deng...

Esai Gunung Kemukus

                            PUNCAK GUNUNG KEMUKUS YANG PENUH CERITA                                                              Oleh Siti Nurhasanah                    Mencengangkan bagi yang belum pernah mengetahuinya. Ada suatu kebudayaan yang aneh dan tidak wajar tetapi membudaya yang ditulis dalam cerpen yang berjudul Kembang Kemukus karya Karkono Supadi Putra. Budaya ini berasal dari Obyek Wisata Gunung Kemukus terletak di Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang, Ka...