Kisah ini bermula dari tontonan di televisi (tv), aku sudah lupa apa acaranya siang itu. Tiba-tiba adikku yang biasa aku panggil dengan nama Susi, menoleh padaku dan mengatakan sesuatu.
"Mbak, aku mempunyai cerita . Aku loh sewaktu kecil pernah mengambil uang milik ibu di atas kulkas." katanya sambil nyengir.
"Loh iya ta, Dik? Terus gimana?" desakku karena ingin mengetahui lebih lanjut cerita dia.
"Oke-oke aku cerita ya, dengarkan!" tukasnya saat akan memulai cerita.
Aku pun menyimak ceritanya.
Dia bercerita bahwa sewaktu kecil, saat berumur empat tahun seingat dia. Dia terlalu banyak melihat iklan snack di tv, yang membuatnya menjadi kepengen ngemil. Nah dia tau kalau biasanya ibu menaruh uang di atas kulkas di bawah taplak yang menutupi bagian atas kulkas. Nah benar sekali disitu dia melihat selembar uang Rp 20.000, 00. Kemudian dia mengambilnya dan menuju ke rumah temannya untuk mengajak mereka membeli jajan.
"Ayo beli jajan Mbak Sari?", sambil berdiri di depan pintu rumah temannya yang berbeda satu tingkat di sekolahnya.
"Aku ndak punya uang Sus.", jawab Sari dengan tegas.
"Ayo pokoknya ikut! Aku punya uang.", sambil menyodorkan uang yang ia bawa.
Saat itu kebetulan Ibu dari Sari melihat dan bertanya darimana ia mendapatkan uang tersebut. Bahkan ia menuduh Susi mengambil uang dari rumah tanpa sepengetahuan ibunya.
Dia tak terima, akhirnya langsung pergi ke warung dekat rumah. Apa yang terjadi?
Ibu pemilik warung tersebut juga menolak karena takut uang itu nanti jadi masalah dikemudian hari. Akhirnya adikku disuruh pulang dan dia gregetan sama uang tersebut.
"Jangan-jangan ini uang palsu.", pikirnya dengan polos dengan meremas-remas uangnyavhendak membuangnya di jalan.
Sepintas dia berpikir sejenak dan mengurungkan niatnya.
"Sebaiknya aku kembalikan saja ke tempat semula. Daripada kena marah sama ibuku.", kemudian dia melanjutkan langkahnya menuju rumah.
Komentar
Posting Komentar