Meninggalkan seseorang yang kita sayangi dan menyayangi kita tidaklah mudah. Terima kasih bapak dan ibu guru serta siswa-siswi SMAN 4 Malang. Sampai bertemu di lain kesempatan. Terima kasih atas kesempatan yang diberikan pada saya untuk belajar dan memperoleh pengalaman...
d=(´▽`)=b
Saat menulis postingan tersebut di facebook hatiku rasanya dicabik-cabik. itu majas hiperbola yg pas saya pikir untuk menggambarkan kesedihan ini. Saat-saat perpisahan seperti inilah yang aku tak mau alami. Ingin rasanya langsung saja pergi tanpa kabar. Seperti yang dilakukan seseorang padaku untuk kedua kalinya dengan orang yg berbeda. Rasanya lagi-lagi seperti majas hiperbola di atas. Sehingga saya pikir lebih baik berpamitan secara baik-baik saja. Toh juga awalnya bertemu baik-baik. ya nggak?
Hmmm... dan hari ini sah sudah aku keluar dari sekolah favorit di kota malang ini. Mencoba peruntungan di kot kelahiran "Blitar".
Respon mereka saat aku berpamitan semakin membuat aku enggan untuk pergi. Wejangan-wejangan para bapak dan ibu guru apalagi. Terima kasih bapak dan ibu guru, jasamu akan selalu kuukir dalam hatiku.
Komentar
Posting Komentar