Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2013

Happy Day

Cerita dimulai pagi tadi saat aku lagi enak nyuci baju di kamar mandi… Eh tiba-tiba ada yang nyari bapakku. Ternyata mereka para pemuda yang mau metik buah papaya di kebunku. Mereka butuh pulsa dan Tanya sama adikku dimana bisa membeli pulsa di tempat yang paling dekat dengan rumahku.. Woosshhh dasar adikku dia langsung bilang kepada ketiga pemuda itu bahwa aku jualan pulsa… Yah dengan wajah mbambes belum mandi aku keluar dan menerima pengisian pulsa. Satu nomor belum terisi dan mereka memintaku untuk sms ke salah satu nomor hp yang aku isi. Wahl ah kok malah ngajak smsan sih.. Males deh…. Oke lanjut aja ke segmen berikutnya ya… Satu hari seblumnya aku d isms temanku untuk datang ke Malang karena ada acara traktiran gitu.. WSS suhat. Itulah tujuannya. Aku bingung karena posisi di rumah Blitar. Tapi setelah paginya minta izin sama ibuku dan boleh tuh.. ya ke mMalang lah sorenya. Setengah tiga berangkat dan setengah lima sampe kost. Ups mantan kost karena aku hanya numpang. Sampai k...

Remembering

Ini nyata. Rasa empaty yang sangat rentan terhadap seseorang saat bersedih  atau situasi yang menyedihkan. Rasanya terbangun dari mimpi buruk. Terhentak tiba-tiba pada memori yang tak mudah untuk terlupa. Masih teringat jelas isak tangis di sisi lain hati sedang menahan rasa sakit yang seolah menghujam berkali-kali. Ketika sudah tak mampu lagi tuk menahan dan menyimpan duka seorang diri. Mulut tak dapat lagi menutup erat untuk menunjukkan tidak ada apa-apa yang terjadi. Pengalihan atas kesedihan yang terwujud diam akhirnya tak terbendung lagi dan tumpah air mata yang berlinang keluar dari kedua sudut mata yang mulai memerah. Dekapan yang erat pada pundak sahabat saat itu sangat melegakan. Kata-kata tak mampu terucap, hanya isak tangis beberapa menit yang berlalu. Terima kasih cinta. Karenamu aku tahu rasanya kehilangan, rasanya sedih yang amat pedih, rasa sakit saat menolak untuk mengingat semua yang telah berlalu, rasa sendirian tanpa ada lagi sapa mesra, dan rasanya dekapan...

Bad Day

Tak tau kenapa tiba-tiba hatiku gundah sejak sore tadi, setelah menerima sms darinya... Tiba-tiba aku ingin memenuhi playlist di winampku dengan lagu-lagu barat bernada sedih. sms dilanjut malam hari ini.. dan dia bertanya hal yang membuatku semakin ingin tahu. Akhirnya aku memberanikan diri untuk menanyakan kepadanya. Akhirnya tulisan yang tak kuinginkan ia tuliskan.. Lagi... dan lagii keadaan membuatku bersedih... Orang yang bahkan belum menjadi pacarku. berani-beraninya dia memasuki kehidupanku dan tiba-tiba memberi kabar buruk ini padaku. Keinginanku untuk membuka hati rasanya tak ingin lagi. Dia menuliskan kata-kata ini apa maksudnya? "Mgenali ssorg kdg mmbuat kita bhagia, kdg mmbuat kita mgalirkan airmata. Sbnarnya Mgnali ssorg mmpu mmbri kita sjuta rasa.. Marah. Sedih. Kesal. Rindu. bhkan dendam. tp sdarkah kita, mgenali ssorg sbnarnya adlh anugrah, mgkin mlalui dia, kita dpat mgerti makna khidupan." Aku hanya tersenyum membacanya... karena sudah tak berasa a...

Kebenaran dalam Hidup

Postingan ini aku dapat dari salah satu teman facebook. Tadi malam Ekky Oktarianto TAG aku kata-kata yang memang kebenarannya seperti ini. NIKAHI AKU, BUKAN PACARI AKU Cowok: “ Aku mencintaimu, sungguh-sungguh jatuh cinta kepadamu.” Cewek: “ Kalau kau memang mencintaiku, kenapa kau mengajakku Pacaran?” Cowok: “ Hah, Bukankah karena aku mencintaimu maka karena itulah aku ingin menjadikanmu pacarku?” Cewek: “ Aku tahu. Aku bukan Orang bodoh. Jika kau mencintaiku, kenapameng inginkanku melakukan hal yang tak berguna untuk hidupku? ” Cowok: “ Hal yang tidak berguna, bukankah Pacaran merupakan satu jalan untuk mencapai kesaling-mengenalan antara aku dan kau?” Cewek: “ Aku tidak sependapat denganmu. Maafkan aku.” Cowok: “ Tidak apa-apa.” Cewek: “ Apa kau masih ingin menjadikanku Pacarmu?” Cowok: “ Iya. aku tidak akan Menyerah.” Cewek: “ Kalau begitu, Sampai k...

Perpisahan Rasanya Tetap Tak Berubah

Meninggalkan seseorang yang kita sayangi dan menyayangi kita tidaklah mudah. Terima kasih bapak dan ibu guru serta siswa-siswi SMAN 4 Malang. Sampai bertemu di lain kesempatan. Terima kasih atas kesempatan yang diberikan pada saya untuk belajar dan memperoleh pengalaman... d=(´▽`)=b Saat menulis postingan tersebut di facebook hatiku rasanya dicabik-cabik. itu majas hiperbola yg pas saya pikir untuk menggambarkan kesedihan ini. Saat-saat perpisahan seperti inilah yang aku tak mau alami. Ingin rasanya langsung saja pergi tanpa kabar. Seperti yang dilakukan seseorang padaku untuk kedua kalinya dengan orang yg berbeda. Rasanya lagi-lagi seperti majas hiperbola di atas. Sehingga saya pikir lebih baik berpamitan secara baik-baik saja. Toh juga awalnya bertemu baik-baik. ya nggak? Hmmm... dan hari ini sah sudah aku keluar dari sekolah favorit di kota malang ini. Mencoba peruntungan di kot kelahiran "Blitar". Respon mereka saat aku berpamitan semakin membuat aku enggan u...