Langsung ke konten utama

Kebenaran dalam Hidup

Postingan ini aku dapat dari salah satu teman facebook. Tadi malam Ekky Oktarianto TAG aku kata-kata yang memang kebenarannya seperti ini.

NIKAHI AKU, BUKAN PACARI AKU
Cowok: “ Aku mencintaimu, sungguh-sungguh
jatuh cinta kepadamu.”
Cewek: “ Kalau kau memang mencintaiku,
kenapa kau mengajakku Pacaran?”
Cowok: “ Hah, Bukankah karena aku
mencintaimu maka karena itulah aku ingin
menjadikanmu pacarku?”
Cewek: “ Aku tahu. Aku bukan Orang bodoh.
Jika kau mencintaiku, kenapameng inginkanku
melakukan hal yang tak berguna untuk
hidupku? ”
Cowok: “ Hal yang tidak berguna, bukankah
Pacaran merupakan satu jalan untuk mencapai
kesaling-mengenalan antara aku dan kau?”
Cewek: “ Aku tidak sependapat denganmu.
Maafkan aku.”
Cowok: “ Tidak apa-apa.”
Cewek: “ Apa kau masih ingin menjadikanku
Pacarmu?”
Cowok: “ Iya. aku tidak akan Menyerah.”
Cewek: “ Kalau begitu, Sampai kapanpun aku
tidak akan mau menerimamu. Karena kau
hanya ingin menjadikanku lampiasan
nafsumu.”
Cowok: “ Tapi aku Mencintaimu.”
Cewek: “ Tidak, aku tidak percaya kau
mencintaiku. Kita sudah dewasa, sudah bisa
membedakan mana yang baik dan tidak. Aku
tidak ingin menghabiskan sisa hidupku dengan
sia-sia. Hidup ini serius dan pasti akan ada
pertanggungjawabannya.”
Cowok: “ Akan aku buktikan kepadamu. Aku
Serius.”
Cewek: “ Akan kau buktikan dengan apa.
Dengan menungguku sampai aku mau?
Ah basi. Banyak orang melakukannya begitu,
dan banyak pula perempuan yang berhasil
dibodohi. Sayangnya aku tidak sama dengan
kebanyakan perempuan lain. Kau tidak akan
berhasil.”
Cowok: “ Lalu dengan apa aku
membuktikannya?”
Cewek: “ Serius kau ingin membuktikannya?”
Cowok: “ Iya.”
Cewek: “ Datanglah kepada kedua orangtuaku
dan minta ijinlah
kepada mereka untuk menikahiku. Bukan
memacariku.
Sanggup?”
Cowok: “ Baiklah. Aku sanggup.”
INGATLAH !!
“ Seorang lelaki yang Mencintaimu Bukanlah
Dia yang membuka kancing Bajumu, Akan
tetapi Dia yang menutupnya sambil berkata
"Kamu pantas untuk di Hargai "
'' Seseorang yang MenyayangiMu.. Tidak akan
melakukan hal itu Jika hanya untuk
Mengetahui Seberapa besar ketulusan Hatimu
padanya ”
ASPIRASI PUTIH SANG BALADEWA

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suka Duka dalam Rumah Tangga

 Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,  Hallloooo... selamat tahun baru 2021 semuanyaa.. semoga segala sesuatunya akan lebih baik daripada tahun sebelumnya.  Sudah 3 tahun blog ini tidak pernah terisi karena yang punya malas akut buat nulis.. Selama 3 tahun itu banyak kisah yang terlewati, baik suka maupun duka. Apa kabar buah si dedek yang kami?? Alhamdulillah dedek yang kita nanti sudah lahir, cowok... sekarang usianya 3 tahun lebih 2 bulan. Sudah aktif sekali tidak bisa diam. Bisa dibilang hiperaktif😂 Sudah 5 tahun berlalu semenjak pernikahan ini, dan cobaan pun melanda. Yang dikatakan orang dalam usia pernikahan 5 tahun pertama, rumah tangga akan diuji. Dannn itu pun terjadi pada kami... Doain ya semoga kami bisa melewatinya dan akan tetap menjadi keluarga yang solid. Aamiin. Intinya pihak ketiga datang saat kami dalam keadaan jenuh...  Salah satu apk telah membuat candu untuk selalu berselancar dalam dunia halu. Hingga akhirnya aku dan suami bertengkar he...

Analisis Geguritan "PAYUNG"

                           PAYUNG                                                    Dening: Sunardi KS Payung kang kerep dakenggo kang dadi duwekku Kang dadi kesenenganku Aja diglethak-glethaake saenggon-enggon Yen ana bocah nakal bisa dirusak Bakal kepanasen kudanan Payung kang nylametake saben pawongan Yen pinuju lelungan Saka panas saha udan Nentremake tekan seja Saiki kerep mendung Langit peteng Wis suwe ora ngrasakake cahyane srengenge Langit kang mendhung bisa nuwuhake grimis Yen dumadakan udan angin kaco Ing kene lagi ngerti Payung iku wigati Isi keseluruhan: Payung menurut apresia...

ANALISIS LATAR SOSIAL BUDAYA DALAM NOVEL DAERAH SALJU KARYA KAWABATA YASUNARI DITERJEMAHKAN DARI YUKIGUMI OLEH MATSUOKA KUNIO DAN AJIB ROSIDI

A.       SINOPSIS             Novel Daerah Salju karya Kawabata Yasunari diterjemahkan dari Yukigumi oleh Matsuoka Kunio dan Ajib Rosidi ini, menceritakan tentang lika-liku kehidupan yang ada di Jepang khususnya di penginapan di daerah pegunungan yang terdapat geisha atau wanita penghiburnya. Cerita ini berawal dari sebuah perjalanan di dalam kereta menuju ke penginapan di daerah pegunungan. Shimamura dan Yoko bersama kawannya setengah jam kemudian tiba di stasiun yang sama. Setelah itu Shimamura langsung menuju ke penginapan, dan di sana ia disambut oleh geisha. Rupanya ia sudah akrab dengan keadaan di sana dan sudah mengenal beberapa geisha yang ada di sana.  Keesokan harinya, datanglah seorang wanita ke kamar Shimamura.  Mereka bercakap-cakap dan mulai merasakan adanya rasa persahabatan di antara keduanya. Mereka membicarakan tentang tarian-tarian bara...