Cerpen dari Kisah Nyataku Photo kita berdua bersama snack. Aku (sebelah kiri) dan temanku bernama asli Dike (sebelah kanan) Udara pagi di hari minggu itu memanjakan tubuhku yang sedang terlelap dalam buaian mimpi. Sehelai selimut yang menyelimutiku terasa hangat meskipun tak begitu tebal. Mata terasa berat untuk terbuka dan tubuh terasa berat untuk meninggalkan ranjang. Sama halnya dengan temanku yang terkulai dengan lelapnya di ranjang tepat di atasku yang menikmati tidurnya. Karena terlalu lelah dengan kegiatan kita yang padat dengan jadwal-jadwal kegiatan di tiap harinya. Mulai hari Kamarku sangat sempit, kurang lebih berukuran 2,5 meter persegi itu pun ditempati bertiga. Yang satu di ranjang atas dan yang dua tidur di ranjang bawah. Keadaan almari yang juga sangat menenaskan, satu almari untuk bertiga, yang seharusnya tidak cukup,namun harus pintar-pintar berbagi. Tak terasa waktu sudah m...
Kisah yang sayang untuk dilupakan begitu saja hingga kutulislah sepenggal kisah pada blog ini.